Modifikasi Ninja 250R, Ninjanya Stoner

Casey Stoner boleh saja menjadi juara dunia MotoGP 2011 bersama Honda. Tapi, ini tak merubah niat dari sang builder untuk mewujudkan impian sang empunya motor menjadikan Ninja 250R keluaran 2009 ini menjadi percis seperti tunggangan Stoner.
Budi Susanto sang pemilik memilih grafis yang dipakai saat Stoner masih bersama LCR Honda, lengkap dengan nomor 27 di bagian buritan.
Tapi, tentu saja kalau grafis doang nggak asyik. Masak juara dunia pakai motor 250 cc. Akhirnya dimodifikasi supaya terlihat lebih besar sehingga cocok menjadi motornya juara dunia.
Pilihannya adalah menggunakan kaki-kaki full Kawasaki ZX-10R. Selain itu ternyata inilah limbah yang paling gampang dipasang di Ninja 250R.
Lubang as arm di sasis Ninja dibubut atau sampai 1,2 milimeter. Setelah itu arm ZX-10R bisa dipasang di rangka Ninja 250R. Memang arm ini sedikit lebih panjang dibandingkan standarnya, tapi itu tidak jadi masalah. Malah memberi keuntungan lain.
Budi Susanto sang pemilik memilih grafis yang dipakai saat Stoner masih bersama LCR Honda, lengkap dengan nomor 27 di bagian buritan.
Tapi, tentu saja kalau grafis doang nggak asyik. Masak juara dunia pakai motor 250 cc. Akhirnya dimodifikasi supaya terlihat lebih besar sehingga cocok menjadi motornya juara dunia.
Pilihannya adalah menggunakan kaki-kaki full Kawasaki ZX-10R. Selain itu ternyata inilah limbah yang paling gampang dipasang di Ninja 250R.
Lubang as arm di sasis Ninja dibubut atau sampai 1,2 milimeter. Setelah itu arm ZX-10R bisa dipasang di rangka Ninja 250R. Memang arm ini sedikit lebih panjang dibandingkan standarnya, tapi itu tidak jadi masalah. Malah memberi keuntungan lain.
| DATA MODIFIKASI : | |
| Pelek | Kawasaki ZX 1000 |
| Ban depan | Metzeler 120/70-17 Ban belakang [Tab] : Metzeler 180/70-17 |
| Upside down | ZX-10R |
| Caliper | Tokico |
| Knalpot | Gorila |
| Slang rem | Hel |
| Disc brake | ZX-10R |
| Cat | Sikkens |


Tampil beda dan unik! Itu jurus ampuh yang ada dibenak Anton. Lelaki berkulit putih ini memang memiliki imajinasi yang sangat komplet untuk urusan konsep modif. Dalam menjalankan proyek mengoprek kuda besi, dirinya tidak mau setengah-setengah. Karena itu, untuk memuluskan niatannya mengikuti kontes modifikasi, Yamaha Nouvo Z rilisan tahun 2004 silam kesayangannya berubah bentuk. Anton yang juga punggawa Ton’s Chrome tahu betul apa saja yang dibutuhkan motornya untuk tampil ciamik. Setelah mengumpulkan material untuk modifikasi, dirinya menjatuhkan pilihan untuk mengadopsi konsep klasik atau retro modern.
Selama ini, modifikasi kuda besi hanya menjadi obyek favorit kaum adam. Kalangan wanita yang suka oprek-mengoprek motor memang bisa dihitung jari. Perempuan biasanya lebih memilih untuk menyibukan diri belanja, ngeceng sampai berlama-lama di salon demi mempercantik tampilan diri. Namun tidak demikian dengan Dias. Dara kelahiran Jakarta ini malah menyukai hobi lelaki dengan melakukan modifikasi pada motor Yamaha Jupiter MX kesayangannya.
Banyaknya referensi konsep modifikasi kadang membuat bingung pemilik kuda besi. Apalagi motor jenis moped (bebek) Yamaha yang memang sangat mudah untuk di dandani dengan berbagai model. Itu juga yang dialami oleh Yoni Kristian. Pemilik Yamaha Jupiter MX tahun 2006 ini sempat bingung mau mengaplikasikan konsep apa pada tunggangan kesayangannya itu. Tidak heran jika mendengar pengakuan lelaki asal Bandung itu dalam mencari konsep. Saking menyukai modifikasi dan agar tampilan motornya terlihat beda, Yoni sampai tujuh kali modif motornya dengan beraneka aliran.
SPESIFIKASI :











Ini soal selera bung! Bosan dengan tampilan yang itu-itu saja, Vandy yang juga Leader Chapter Xeoners Chapter Gorontalo merubah tampilan Yamaha Xeon lansiran tahun 2010 tampil lebih fresh dengan menampilkan polesan airbrush yang beda dari yang ada sebelumnya.
SPESIFIKASI :
Apa yang ada dibenak Widiantoro memang tidak sama dengan pemuda seusianya pada umumnya. Hal itu menyangkut kegemarannya dalam merias tunggangan kesayangan. Bukan konsep racing look atau sporty, tapi mahasiswa BSI Depok itu lebih memilih membongkar total motornya untuk dijejali konsep ceper ekstrim.
Salam hangat, nama saya Alfian pemilik motor Yamaha Scorpio Z tahun 2008. Saya penggemar motor-motor sport MotoGP, saya berniat mengubah tampilan motor dengan konsep Yamaha R6. Untuk mendukung itu, warna dasar hitam saya akan rubah menjadi merah. Saya mau tahu untuk biaya modifikasi dan bahan-bahan apa saja yang diperlukan serta memakan waktu berapa lama. Atas jawaban modifikator saya ucapkan banyak terimakasih.
Pemilik kendaraan roda dua tidak sedikit yang menyukai modifikasi. Latar belakangnya adalah menyusun strategi agar kuda besi bisa tampil beda dan menjadi pusat perhatian. Namun demikian, bukan hanya tampilan yang berubah total agar enak dilihat, namun sektor mesin juga wajib di oprek guna menghasilkan speed maksimal. Hal itu juga sangat diperhatikan Putu Putra Sadana SIK, Mhum, MM. Anggota Polri ini tidak tinggal diam untuk meningkatkan kecepatan pada motor Yamaha Byson kesayangannya. Langkah awal yang dilakukan adalah mempercantik tampilan motornya secara menyeluruh. Setelah itu, mesin menjadi bidikan selanjutnya agar akselerasi makin ciamik.
Kurang lebih 1,5 bulan untuk mewujudkan motor impian menjadi kenyataan. Motor dengan warna dasar putih berubah menjadi kuning. Selain itu penambahan lain selain mesin adalah fairing, knalpot, spatbor belakang hingga swing arm. Putu mengaku tidak sia-sia sudah menyuntikan dana sampai 20 juta rupiah. Sementara mesin yang speed-nya membengkak jadi 225cc karena beberapa item sudah mengalami penggantian. Yamaha Byson kesayangan itu membenamkan piston Yamaha Scorpio, klep 3225, karburator dan kampas kompling Yamaha Scorpio, serta CDI Cheetah Power. Hasilnya? Motor tidak hanya sporty secara tampilan, namun juga speed-nya lebih menggelegar!